Menghindari Virus Korona atau Melaksanakan Shalat Jum'at


Saat ini dengan merebaknya virus korona di seluruh dunia menyebabkan orang muslim galau salah satunya ketika hari jum'at. Di satu sisi umat Islam wajib melaksanakan shalat jumat tapi disisi lain serangan wabah virus akan mudah menular ketika banyak orang berkumpul baik itu diluar ruangan apalagi didalam ruangan, sedangkan shalat jum'at dilakukan dengan banyak orang, paling sedikit 40 orang dan dilaksanakan di dalam mesjid sehingga jika ada salah satu dari yang shalat jum'at itu terkena virus maka dalam kondisi banyak orang di dalam mesjid akan dengan mudah orang banyak itu terpapar virus. untuk mengantisipasi penyebaran virus ini maka pemerintah melarang melaksanajan shalat jum'at selama wabah virus ini belum selesai. lalu bagai mana dengan umat Islam yang memiliki kewajiban melaksanakan shalat jum'at?
Dalam fiqih ada yang disebut dengan ruhshah yang artinya keringanan, supaya bisa lebih memahami mengenai ruhshah tersebut, maka bacalah contoh kasus dibawah ini dengan seksama. contoh kasus:
1.      Dodo sedang berada di tengah hutan yang jauh dari perkampungan, benar-benar berada di tengah hutan dan tidak tahu jalan pulang. Dodo tersesat, dia terpisah dari rombongan sehingga terjebak di hutan belantara. Perbekalan makanan Dodo sudah habis beberapa hari yang lalu dan di hutan itu Dodo tidak dapat menemukan makanan yang bias dimakan, Dodo tidak menemukan buah-buahan, dedaunan yang bias dimakan kecuali seekor babi. Karena Dodo seorang Muslim, Dodo tahu bahwa daging babi itu hukumnya haram dimakan, tetapi disisi lain dalam kondisi Dodo saat ini, kalua Dodo tidak memakan daging babi tersebut, mungkin saja Dodo akan mati kelaparan. (Dalam kondisi kasus seperti ini, maka Dodo diperbolehkan memakan daging babi tersebut hanya sekadanya saja, sekedar untuk bertahan hidup bukan untuk makan karena ingin menikmati daging babi, sebab jika Dodo tidak memakan daging babi tersebut Dodo pasti mati).
2.      Udin sedang melaksanakan shalat dzuhur di masjid yang terletak di atas danau. Baru memasuki rakaat yang ke dua, tiba-tiba ada seorang ibu-ibu berteriak minta tolong anaknya tenggelam di danau tersebut dan keadaanya tida ada orang lain di sekitar danau kecuali si Udin yang lagi shalat, kebetulan udin bias berenang juga. Udin tahu ketika sedang shalat fardu maka hukumnya haram membatalkan shalatnya, tetapi di luar sana ada seorang ibu meminta tolong anaknya tenggelam, kalua tidak segera di tolong anaknya pasti mati tenggelam. (dalam kasus Udin ini, haram membatalkan shalat fardu menjadi wajib membatalkan shalat fardunya, karena ada orang yang minta tolong, kalua tidak segera di tolong orang itu bias saja mati dan kebetulan udin bias menolong orang tersebut, maka udin wajib membatalkan shalatnya dan bersegera menolong orang tersebut).
Dari dua kasus diatas semoga bias jadi pertimbangan bagi saudara-ssaudaraku seiman yang lagi bingung karena melaksanakan shalat berjamaah dan juga jumatan atau apapun yang aktifitas ibadahnya dengan berkumpul orang banyak kini tidak lagi bisa melaksanakan aktifitas ibadah seperti biasanya dikarenakan kondisi sekarang sedang dalam keadaan darurat.
Hari ini juma’at 27 matet 2020, saya sendiri tidak melaksanakan shalat jum’at karena anjuran dari pemerintah dan MUI agar tidak melaksanakan shalat jum’at. Selain itu, saya sendiri juga takut boss, saya gak tahu jika saya jumatan apakah semua yang melaksanakan jum’atan itu terbebas dari virus atau ada yang terjangkit, dan saya gak mau terjangkit hanya karena saya ngeyel melaksanakan shalat jum’at. Saya pikir sekarang bukan wajib dan haram itungannya melainkan selamat atau sekarat, disamping itu keyakinan saya tuhan yang saya yakini tidak pernah memaksa hambanya menerjang bahaya demi beribadah kepadanya, tuhan yang saya yakini tidak sediktator itu, sebab tuhan yang saya yakini yakni Allah SWT itu maha bijaksana. Contohnya seperti dua kasus diatas, wajib dan haram jadi batal karena adanya madarat. Dan wabah virus saat ini bagi saya adalah sebuah madarat sehingga saya lebih memilih tidah melaksanakan shalat jum’at.
Saya tidak men-judge yang melaksanakan jum’atan itu nekad atau tolol, saya berhusnudzon saja mereka memiliki keimanan dan ketaatan yang lebih tinggi jauh dari saya, tetapi hemat saya ya jangan lah terlalu konyol sebab jika ada yang terjangkit yang rugi bukan hanya dirinya tapi orang lain juga ikut susah dan takut, paling tidak orang di sekitar rumahnya sepeti anak dan istri juga akan ikut terkena dampaknya. Jadi, untuk saat ini dalam keadaan yang mencekam seperti ini akibat wabah virus ini, berpikirlah secara bijak, jangan terlalu egois. Tuhan itu maha bijaksana, mengertilah supaya kau bias mendekatkan diri kepada tuhan, mamka kau harus bersikap dan berpikir secara bijaksana.

Harga sandal lebih mahal dari pada harga topi ataupun peci, padahal sandal dipake alas kaki. Berbeda dengan topi dan peci yang selalu ditempatkan di tempat yang paling tinggi. Kenapa fenomena ini terjadi?
Inilah keadilan tuhan yang harus kita renungkan supaya menjadi sebuah pembelajaran yang sangat bermanfaat. "kaki menopang beban yang sangat berat dengan posisi paling bawah sehingga memerlukan pengaman ekstra, dan tentu saja alat keamanan yang ekstra memiliki harga lebih tinggi daripada pengaman tingkat biasa seperti topi yang hanya mengamankan kepala dari terik sinar mentari". Intinya pelajaran yang harus kita jadikan pegangan adalah, tuhan menilai kita seberapa besar keinginan dan usaha kita untuk berbuat baik dan menjadikan diri lebih baik dan lebih baik lagi. Biarpun belum bisa menjadi baik asalkan tetap berusaha untun menjadi baik, maka usahanya sudah mendapat nilai lebih dari tuhan. Yang paling penting adalah istikomah, selalu kerjakan dan sedikt demi sedikit ditingkatkan..

Kehidupan sesungguhnya setelah mati


Hadé goréng ogé ku bahasa

ᮞᮿᮕᮥᮛᮞᮥᮔ᮪.
Saur paribasa mah, Hade goréng ku basa. Maksadna ku bahasana manusa di tilai hadé, ku bahasana ogé manusa di cap goreng. Teu nutup kamungkinan ku sakalimat uacapan bisa ngahijikeun umat manusa sabangsa bahkan sadunya, tapi teu nutup kamungkinan ogé bahwa ku sakalimat bisa ngabinasakeun jeung ngancurkeun nagara.
Intina, tiap ucapan kudu dijaga, kudu dipikir samemehna dina saban carita.

Mahalnya nilai sebuah proses



HARAPAN

HARAPAN
Roni Ahmad Bulqini
08 juni 017 04:32


Tidak setiap orang yang berharap sukses menjadi sukses
Tidak ada kegagalan yang diniatkan untuk gagal
Usaha dan kerja keras bukanlah jaminan, meski kelalaian adalah kesalahan
Aku ini siapa dan berpijak dibumi yang entah milik siapa
Katanya,,,
Baru sebatas katanya bahwa aku adalah milik-Nya yang menghuni tempat yang sengaja ia ciptakan
Hei Kau yang telah mewujudkan aku tampakanlah Engkau dalam rasa dan keimanan
Biarkan aku menjadi abdi-Mu seperti dalam harapan yang kau tanam
Biarkanlah harapan ini tumbuh subur diladang qalbu hingga berbuah segar nan manis
Wahai Kau Maha Pengabul segala harapan
Amin...

KAU TAK MENGERTI

KAU TAK MENGERTI
Roni Ahmad Bulqini
10 JUNI 017 14:46


Saya cukup mengerti bahu ini tak cukup kuat untuk kau jadikan sandaran
Setidaknya saya tahu dia telah memilih sandaranya yang dia kira tepat
Hanya berani bermimpi dia mendekap dipangkuan tanganku
Sayang harapan itu tak mungkin lagi tersampaikan
Sayang harapan itu bukanlah lentera ditengah gelap gulitanya malam
Diam dalam tawa dan tangis kecuali dialam yang kubangun sendiri


PAMIT PERGI

PAMIT PERGI
Roni Ahmad Bulqini
18 juni 017 14:19


Waktu itu aku pamit pada semuanya untuk tak akan kembali
Waktu itu menatap menatap untuk tatapan yang terakhir kalinya
Namun disebrang mesjid nampak rembulan tersenyum tersipu
Entah kenapa dibalik senyumanya berderai air mata membasahi pipi sambil menatap kearahku
Masih terlihat jelas disela tatapanya dia kibaskan baju yang hendak ia jemur

Rasanya aku mendapatkan pesan yang sengaja ia sampaikan lewat binar mata dan manisnya senyuman disertai air mata
Dia menyuruhku untuk tetap diam disekitar matanya memandang
Sayang seribu sayang kala itu aku hanyalah boneka nafsu yang terus diseret hengkang kedunia liar
Kini si rusa kecil tengah diintai para pemangsa
Hanya meraih tawa dalam mimpinya yang dikunjungi si rembulan yang bulat nan putih berseri

MANUNGGAL

MANUNGGAL
Roni Ahmad Bulqini
18 juni 017 22:55

Pesan yang kau sampaikan lewat tatapan dan senyuman lebih mewakili daripada untaian beribu kata
Jika gelombang getaran rasa hati sudah satu frekuensi maka berkata bohongpun percuma
Aku adalah kamu dan kamu adalah aku, semoga kata ini tidaklah berlebihan
Hanya saja masih butuh ungkapan sebagai taokid atas pesan-pesan yang aku terima

HARUM MAWAR

HARUM MAWAR
Roni Ahmad BUlqini
21 juni 017 05:18


Dia itu mawar yang tak asing lagi namanya terdengar
Dia itu mawar yang baunya harum sumerbak terseret angin nakal
Dia itu mawar yang keindahanya menawan paara pecinta
Dia itu mawar yang durinya siap menusuk para penjamah busuk

Mawar akan kehilangan kehormatan jika duri-durinya tak menyelimuti
Mawar tetaplah mawar meski dibawah naungan purnama
Lambang cinta yang murni bukanlah cinta para perompak dilaut samudra
Cinta adalah rasa yang mengokohkan hingga sucinya harga diri semakin tinggi

KATANYA


KATANYA
Katanya kehidupan dunia itu sementara dan kehidupan akhirat itu selamanya, tapi orang terlalu sibuk menata kehidupan dunia dan melupakan kehidupan di akhirat kelak, orang terlalu terlena dengan tipu daya duniawi sehingga terlalu takut untuk mengunjungi kehidupan ukhrawi.

Katanya uang bukanlah segalanya, tapi banyak orang yang lebih memilih pertumpahan darah dari pada saling mengikhlaskan dan saling bersedekah, banyak sodara yang menjadi musuh paling dimurka, dan sebaliknya banyak musuh yang menjadi lebih dari sekedar sodara.

Katanya jangan sampai hubungan persahabatan hancur hanya karena satu orang yang jadi rebutan, namun nyatanya kecemburuan membutakan logika dan perasaan, sebuah ikatan yang sudah susah payah dibuat kian hancur berantakan, nyatanya lebih memilih gendering perang.

Katanya dengan ilmu nmanusia dapat berpikir bijak, tapi nyatanya penipuan makin merajalela, penebar kebohongan dan penistaan sumerbak dimana-mana.

Katanya iblis dan syetan itu penggoda umat manusia, namun nyatanya banyak orang yang mengalih profesi yang bertuankan mereka.

Katanya iblis dan syetan itu adalah musuh yang nyata, namun dalam banyak hal manusia banyak yang terlena untuk menjadi pengikutnya, mengikuti sifatnya, mengikuti tingkah lakunya, dan mengikuti ajaran-ajaranya.

Katanya semua manusia adalah sama, nyatanya semua manusia tak dapat bersama selamanya, hanya berbeda paham saja sudah saling mencerca, menganggap lebih hina dari anjing gila.

Tolong, ingatlah apa yang telah dipahami, inagtlah apa yang telah dirasakan, inagtlah apa yang pernah diucapkan, ingat akan janji-janji yang telah disepakati, iangat apa yang sedang dijalani, ingatlah jati diri yang sesungguhnya manusia sejati yang atas pertolongan illahi.

Kecewa dan penyesalan selalu menghantui, hanya saja menunggu kapan waktu yang tepat untuk berkunjung datang menghampiri, kemudian menari di ulu hati bersama mereka si tuan duka lara dan para nestapa.

Semua yang ada hanyalah cipta karya, kesedihan dan bahagia, murung dan ceria, timbul rasa ingin dimengerti dari pada mengerti, ingin dipahami dari pada memahami, itu hanya cambuk sang kusir untuk memicu kuda amarah supaya lebih liar, jadi tolong hati-hati dengan hati yang terlalu banyak misteri sehingga sulit dipahami.

Seorang kesatria sejati akan berlari menghindari sebuah pertikaian demi tercipta sebuah ketentraman sebuah ketenangan, seorang kesatria sejati takan pernah menjatuhkan pedang dan tameng walau terlempar kedasar jurang penderitaan, dan seorang kesatria sejati akan terus bangkit saat terjatuh di medan perang menghadapi dan melumpuhkan serangan terjangan nafsu amarah yang nyala membara, akan terus bertahan demi berkibar bendera kemerdekaan.
“JANGAN TERTIPU TIPU DAYA”


_Roni Ahmad Bulqini_

HARGA DIRI