REMBULAN PENGHIANAT

-REMBULAN YANG MALANG-

Sombongnya langkah waktu yang berjalan tak pamit
Menginjak kepala tanpa ragu dan malu
Tak ku tahu setinggi itu atas kejamnya waktu
Walaupun tak tahu namun arus mu hanya terus maju

Mentari pergi bukan karena itu
Bukan belaian yang memanggang ulu hati
Bukan pela kau benci sang rembulan
Walau rembulan selalu bersama bintang-bintang

Sekarang rembulan tampak sendiri
Para bintang entah kemana, aku tak tahu
Kebahagiaan tampak retak
Tampak jelas wajah murung sang bidadari
Penuh rasa sepi dalam diri


Roni Ahmad Bulqini