JANJI HANYALAH JANJI
Karya : Roni Ahmad Bulqini
Masih jelas janji-janjimu terucap dimasa silam
Dengan senyum penuh kepastian atas yang kau ucapkan
Namun janji hanyalah sebuah janji yang lapuk dimakan usia
Senyuman yang dahulu selalu dinanti kini mulai
pudar disapu pilu
Dengan ringan hati kau pergi tanpa pamit
Terus menjauh tanpa tau dimana kaini kau
berada
Dalam penantian selalu kutitipkan salam rindu pada angin
Kini salam rindu terbalas dengan sebuah penyesalan yang bodoh
Kini kau kawin dan beranak dilembah hina
Senyuman yang bertebaran memupuk penyesalan
Air mata yang mengalir takan pernah dapat lagi dibendung
Duka yang kini menyelimutimu kian berkuasa dan bertahta mahkota
Hanya senyum heran, menggeleng kepala
Kasihan hanya sebatas kasihan takan lebih dari itu
Luka yang waktu itu kau buat keberuntungan baru kusadari
Celaka yang akan datang menimpa jika kita berusaha tetap bersama
Terimakasih, maaf tak pernah mengerti pengorbananmu selama ini
Kehidupan harus terus berjalan dan tidak boleh terhenti
Kamu adalah kamu bukan aku atau miliku
Tetaplah berjalan dengan kakimu